Paman Nabi
Abbas bin Abdul Mutalib (wafat 32 H/652 M)
Dia adalah Abul Fadel, paman Rasulullah, termasuk pembesar Quraisy
pada masa Jahiliah dan masa Islam. Dia memeluk Islam sebelum hijrah
secara diam-diam dan tetap berdomisili di Mekah guna dapat
mengirimkan berita tentang kaum musyrikin kepada Rasulullah. Dia
sempat mengikuti perang Hunain bersama Rasulullah dan termasuk
pertahanan yang paling kuat. Beliau meninggal di Madinah.
Abu Thalib bin Abdul Muthalib (wafat 3 SH)
Abdul Manaf bin Abdul Mutalib bin Hasyim. Ayah dari Ali r.a. dan
paman Nabi sekaligus pemelihara, pendidik dan yang banyak
membantunya. Dia adalah pahlawan Bani Hasyim terkemuka dan pemimpin
mereka. Nabi mengajaknya masuk Islam tapi dia menolak karena takut
kalau bangsa Arab akan menghinanya sebab meninggalkan agama nenek
moyang mereka, namun dia berjanji untuk terus membantu dan
membelanya. Ayat Alquran yang artinya: "Sesungguhnya kamu tidak akan
dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi
Allah-lah yang memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya,
sesungguhnya Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima
petunjuk." (S. Al-Qasas ayat 56) turun karenanya.
Hamzah bin Abdul Mutalib (wafat 3 H)
Paman Rasulullah dan saudara sesusuannya. Dia memeluk Islam tahun
ke-2 kenabian, ikut hijrah bersama Rasulullah dan ikut dalam perang
Badar, seterusnya mati syahid pada perang Uhud. Rasulullah
menjulukinya dengan "Asadullah" [macan Allah], dan menamainya dengan
"Sayidus-Syuhada`".
Halaman : Daftar isi